[Flash Fiction] Upil

Upil

 

Pagi itu membuatku pusing dan mual, berusaha memuntahkan sesuatu tapi tak keluar. Mungkin karena perut kosong setelah bangun tidur, atau asam lambung meningkat ditambah keadaan menggigil, batuk, demam, susah nelen, tenggorokan sakit , flu yang ujungnya disusul ingusan. Kepala udah berat banget rasanya. Aku buka kembali pesan via whatsapp, klak klik klak klik chat dengan member super junior. Kamu percaya? Jangan! Aku boongan. Aku lagi chat konsultasi dengan dokter. Rekomendasi resep obat pun sudah didapat. Siang hari aku langsung ke apotik, habis dari apotik, cus untuk pergi  melingkar dengan teman2 , sorenya ngajar ngaji sampe magrib, habis sholat magrib dari kotagede langsung ke suryodiningratan pergi ke masjid al-ihsan. Dengan perut yang masih sakit dan mual kembali. di motor hampir mau muntah, tapi aku tahan. Pulang dari masjid, langsung minum obat. Baca buku dulu sampai akhirnya tertidur, karena dari pagi aku belum baca buku. Lumayan dapat beberapa lembar. Nggak kuat, akhirnya tepar dan bangun pukul 03.30 WIB, seperti biasa aku melakukan rutinitas pagiku. Ada yang hilang, Kali ini aku nggak mandi pagi. karena kondisi yang tidak memungkinkan. Nah karena rutinitas pagiku sudah selesai, aku menulis artikel sehabis sholat  subuh. Eh ndilalahnya jogja diguyur hujan, artikel sudah selesai, terus aku posting di blog. Klak klik klak klik selesai.

Perutku mulai kosong, cacing-cacing sudah demonstrasi, nikmat sekali pagi itu, dengan turun hujan. Ahh syahdu.. hari itu hari jumat, dan lagi turun hujan pula. Hari dimana membuat aku bahagia, karena dengan begitu aku bisa sepuasnya berdoa pada-Mu, tentang pintaan-pintaanku pada-Mu. Kemudian pagi itu aku sarapan dengan 3 potong roti tawar dengan selai nanas, margarine dan susu coklat. Habis itu minum obat, Sungguh nikmat mana yang aku dustakan?

Aku memilih istirahat dan tidur kembali sebelum akhirnya aku memutuskan pergi ke perpustakaan. Dan mandi agak siangan. Hmm ke perpustakaan. Setelah semuanya selesai, aku mendarat di perpustakaan. Dan na’asnya aku mengalami hal yang tidak mengenakkan. Karena kepalaku pusing, akhirnya aku menjatuhkan bukuku sampai ada mas-mas yang menolong mengambilkan. Bah! Akupun bersin. Karena memang aku lagi ingusan. Mas itu menatapku yang sepertinya nahan ketawa, dia mengatakan “mbak kamu ada tisyu gak, di atas bibirmu ada sesuatu” . Lalu aku tampik “Udah deh mas jangan modus, ini bukan FTV woii, yang mas bisa pura-pura ngelap sisa coklat yang menempel di bibir.” – “Dih si embak, saya Cuma mau bilang mbak, itu upil mbak nyangkut diatas bibir.” – “ Astaghfirullahal adzim, asem ik, kenapa mas e gak bilang daritadi eh..” akhirnya akupun kabur. Gila! Malu banget gue!

 

Yogyakarta, 21 April 2017

Novie Najmi

Advertisements

Kajian Bulughul Maram – Bab Lalat dan Al – Aniyah ( Wadah/Bejana)

Kajian Bulughul Maram, Pertemuan Ke-5

Ustadz Bagus Priyo Sembodo

Masjid Al-Ihsan , Suryodiningratan, Kamis 20/4/2017 Ba’da Isya-Selesai

Ditulis oleh : Novie Najmi

 

Assalaamu’alaikum Wahai hati, apa kabar hari ini ? semoga tetap cerah yaaa.. walaupun dari habis subuh jogja diguyur hujan. Hati tetep cerah dong . Eh nggak tau ding, di belahan jogja yang lain entah hujan apa enggak, yang pasti timoho hujan 🙂 syahdu dan mustajab banget buat berdoa nih hehe. Betewe,  aku mau ngelanjutin kajian bulughul maram pertemuan ke-5 ini..

Lets Ceki..ceki…

# Hadist Tentang Lalat

Apabila jatuh lalat dalam minuman kalian, maka hendaknya kalian tenggelamkan lalat tersebut. Hendaklah dia memungut lalat tersebut dari minuman. Maka sungguh didalam salah satu sayapnya ada penyakit, dan di sayap yang lain , ada obatnya.

 

Masih Berkaitan dengan bab Thaharah nih, ulama mengambil hukum :

  1. Lalat itu tidak najis, baik dalam keadaan hidup ataupun mati, sehingga tidak menajiskan minuman yang dihinggapi
  2. Rasul memberitahu penelitian ilmiah mengkonfirmasi bahwa di dalam tubuh lalat ada penyakit. Dan hadist ini juga memberitahu bahwa di dalam sayap lalat yang lain ada obat. Nah obat yang ada didalam sayap lalat, bisa larut dalam air (cairan).

 

# Tanya : Bagaimana perlakuan pada minuman yang dihinggapi lalat ?

Jawab : (1) Menenggelamkan seluruh tubuh lalat kedalam air tersebut (2) Membuang lalatnya. Dua tindakan tersebut, membuat minuman aman untuk dikonsumsi.

# Tanya : Bagaiamana seandainya lalat tersebut tidak ditenggelamkan?

Jawab : Jika lalat tidak ditenggelamkan, maka minuman tersebut tidak najis, namun terkontaminasi penyakit.

 

# Tanya : Bagaimana  jika lalat itu menghinggapi benda padat ? semisal roti, kue dsb

Jawab : berarti lalat itu menularkan penyakit, caranya adalah dengan membuang bagian yang terkena lalat.

# Hikmah yang bisa diambil adalah :

Jadi nasehatnya adalah : Hendaklah menjaga makanan yah, biar nggak dihinggapi lalat 🙂

 

Hadist Selanjutnya :

# Hadist tentang Pemotongan anggota tubuh hewan yang masih hidup

Contoh :

  • Ada sapi yang dipotong kakinya yang sebelah kanan, kemudian kakinya digoreng atau digulai. Walaupun darahnya mengalir, ini masuk dalam kategori bangkai, karena sapi dipotong pada saat masih hidup.
  • Pengambilan bulu domba yang masih hidup, ini juga masuk kategori haram. Karena pemotongan bagian tubuh hewan halal yang masih hidup masuk kategori bangkai.
  • Bagaimana kalau ikan ? Jika ikan masih hidup, dan dipotong bagian tubuhnya, ini halal.

 

Hadist selanjutnya…

# Hadist Tentang Al- Aniyah (Segala sesuatu yang berhubungan dengan wadah, baik panci, ember, baskom, piring, gelas, dsb..)

Janganlah kalian minum dalam wadah emas dan perak, pada asalnya hukumnya adalah haram. Dan janganlah makan pada piringnya, sesungguhnya wadah yang terbuat dari emas dan perak itu digunakan oleh orang kafir.

 

  • Larangan ini berlaku untuk laki-laki dan perempuan , tak terkecuali. Sedangkan memilikinya tidaklah berdosa.

 

# Hadist selanjutnya…

Orang-orang yang minum di wadah tersebut, hanyalah menuangkan api jahannam kedalam perutnya. Maksudnya adalah Hal ini haram, dan amalan tersebut memasukkannya ke dalam neraka.

 

Penutup :

Hikmah dari pelarangan ini adalah untuk mencegah sikap hidup sombong dan berlebih-lebihan. Nggak kebayang deh kalau ini di halalkan, orang macam kaya raya nggak Cuma makan minum pake wadah emas, bisa-bisa  bikin WC juga pake emas, “Nyoh,, WC ku terbuat dari emas” bhahaha-  bah! Pamer, sombongnya 😀 nah ini nih yang nggak boleh 🙂

 

Jazakumullah khairan Katsir

Sudah membaca, mohon koreksi jika ada kesalahan penulisan 🙂

 

Yogyakarta, 21 April 2017

Alfaqir Ila Allah

Novie

 

Kajian Bulughul Maram – Pembahasan Dari mulai Kucing, Arab Badui “pipis” di masjid , sampai pembahasan Bangkai

Kajian Bulughul Maram , Pertemuan Ke-4
Masjid Al Ihsan, Suryodiningratan, Kamis, 13/4/2017 Ba’da Isya-selesai.
Ustadz  Bagus Priyo Sembodo

Ditulis oleh : Novie Najmi

 

— Lanjutan

# Membahas Hewan Kucing

Kucing adalah hewan domestik yang suka “glibat-glibet” bergaul dengan orang.

Tanya : Apakah Kucing ini Najis ? dan bagaimana bila terkena jilatannya?

Jawab : Jilatan Kucing tidak najis, begitu juga dengan bulunya. Tidak najis.

Pada hadist yang membahas masalah ini, Ulama mengambil pemahaman yang ajib nih. Jadi kucing termasuk hewan yang suka bergaul dengan manusia, kalau dinyatakan najis jadinya repot banget. Oleh karena itu, ini termasuk dalam kaidah almasaqqah tajallibut taysir, dimana “kesulitan itu memunculkan kemudahan.” Oleh karena itu diqiyaskan dengan kucing, segala hewan yang meskipun haram dimakan akan tetapi apabila manusia itu berdekatan dengan hewan-hewan itu, seperti keledai, dkk maka itu tidak najis, bahkan jilatannya juga tidak najis.

Jadi boleh banget kalo kita menyentuhnya, membelai kucing, walaupun kita tahu dia itu sering mandi jilatin tubuhnya tapi nggak pernah cebok apalagi pake pampers. Tapi konon kalo dilatih, kucing pipisnya itu katanya bisa disesuaikan gitu ya, di pasir khusus atau semacamnya begitu.

 

Oke kita bahas hadist selanjutnya yaa..

# Tentang seorang Arab desa yang pipis sembarangan di pojokan masjid.  Dan orang banyak itu marah-marah (nesu, menghardik, arep diantemi), lalu Rasul melarangnya, agar menunggu ia selesai kencing kemudian disiramkannya air keatasnya. Maksudnya disiram pipisnya yah, bukan orangnya yang disiram.

Dari hadist ini, ada beberapa masalah yang serius :

  1. Tidak boleh kencing di Masjid
  2. Soal kebodohan , orang berbuat kesalahan itu sebabnya macam-macam :

Diantaranya disebabkan karena durhaka (jahat) dan bodoh (tidak tahu kalo perbuatan itu salah).

Maka terhadap orang yang bodoh sebaiknya jangan marah-marah, karena tidak menyelesaikan masalah. Kepada orang bodoh, caranya adalah diajari dengan sabar. Dan kita bergaul dengan muslim itu menghadapi berbagai macam tingkat kepandaian yang berbeda-beda.

# Hikmahnya adalah : Hadist ini sangat penting dan berkesan kalo kita belajar dakwah. Mengapa hadist ini sangat penting ? Karena memahamkan pada kita tentang pentingnya arti kesabaran, bagaimana kita menghadapi beragam jenis orang di masyarakat. Salah satu contohnya adalah kebodohan ini, menghadapinya adalah dengan menjelaskan perlahan bukan dengan cara kasar.

  1. Mengenai hikmah dalam menyelesaikan masalah.

Janganlah menyelesaikan masalah dengan menambah masalah. Jadi kalau misalnya, orang arab desa yang kencing sembarangan itu diperlakukan dengan tidak baik ada beberapa dampak yang akan muncul :

  • Dia akan lari, dan air kencingnya akan kemana-mana. Najisnya kemana-mana.
  • Kalau orang arab tersebut digertak, dimarahi, besar kemungkinan ia tidak akan lagi kembali ke masjid
  • Jika ia terkaget, Bisa menyebabkan sakit dibagian skrotum (penjelasannya saya kurang paham, coba nanti saya tanyakan ke ahlinya).

 

  1. Cara menyucikan tanah yang terkena najis (kencing tersebut)

Dengan cara menyiram tanah dengan air, dan membiarkan air meresap kedalam tanah.  Jadi kalau misal tanah ini mau dibuat sholat diatasnya, itu boleh. Karena sudah dibersihkan.

 

Clear yah ?

 

Okeh kita bahas hadist selanjutnya, tentang Bangkai.

What is the bangkai ? Bangkai adalah hewan yang mati dengan cara tidak syar’I, contoh :

  1. Ada ayam lari-larian di rumah, terus lantai baru di pel, kotor lagi, pembantu di rumah nglempar ayam itu pake batu, hingga akhirnya mati. Ini disebut juga BANGKAI.
  2. Ada Wedhus (Kambing) lewat di jalan raya, tanpa tengak tengok ke kanan kiri, nggak lewat zebracross pula, ndilalahnya ada mobil lewat dan tertabraklah kambing itu, Qadarullah, sebelum kambing diperiksa dan diinfus sama dokter, kambing itu mati, ditengah jalan. Maka ini disebut juga BANGKAI.
  3. Ada Sapi masuk angin, eh belum sempat dikerokin, belum sempat juga dipijatin, belum sempat minum tolak angin . Eh udah mati aja tuh sapi!. Welahdalah.. durung sempet disembelih wis mati. Padahal harganya 20 juta. Rugi Bandar! Tolong jangan ditangisin, yang sabar ya,,puk pukk..puk. Ini juga masuk kategori BANGKAI.

 

Ketiga hewan diatas yang pada dasarnya halal untuk dimakan tapi mati dengan cara tidak syar’I , maka dihukumi HARAM. Karena pada dasarnya hukum bangkai adalah HARAM. Kecuali bangkai ikan dan belalang. Bahkan jika keduanya (ikan dan belalang) mati didalam air, walaupun airnya berbau, air tersebut tidak menjadi najis.

 

 

Demikian penjelasan singkat pertemuan keempat, mohon dikoreksi barangkali ada kesalahan 🙂

 

Ttd

Al-faqir ilallah

Yogyakarta, 14/4/2017

Bab Thaharah – Bolehkah Seorang Suami/Istri mandi Junub dengan sisa air pasangannya?

Alhamdulillah Allah masih ijinkan saya untuk menghadiri majlis, dan menuliskannya kembali disini 🙂 semoga bermanfaat 🙂

 

Kajian Bulughul Maram , oleh Ustad Bagus Priyo Sembodo

Kamis, 6/4/2017 di Masjid Al Ihsan Suryodiningratan, Ba’da Isya

 

—– Lanjutan ——

Masih bab Thaharah

  • Seorang laki-laki dilarang mandi menggunakan sisa thaharah seorang perempuan. Demikian pula sebaliknya.

Tanya : Ustad, berarti kalo istri saya mandi pake ember, terus sisa airnya masih ada banyak, nggak boleh dipake mandi, sayang dong ustad buang-buang air sedangkan air lagi susah?

Jawab : Bukan begitu, inilah pentingnya mengaji, nggak bisa secara plek memaknai apa yang kita lihat dibuku. Tapi kondisi yang dimaksud adalah kalo misal perempuan tersebut mandi junub dengan memasukkan dirinya ke ember/bak. Kemudian air tersebut dipake juga oleh suaminya untuk mandi, ini yang nggak boleh. Beda kasus kalo misal mandi di ember, terus mandinya dengan cara diciduk (pake gayung) istri tidak memasukkan diri kedalam ember, ini tidak apa-apa, kalo sisanya dipake buat mandi kalo misal airnya masih banyak. Bahkan Rasul pernah mandi dari sisa air istrinya yang saat itu bersuci karena haidh.

 

  • Thaharah karena Najis Mugholadoh (Najis Berat)

Tanya : Sebenarnya Anjing itu yang najis apanya ustadz?

Jawab : Ada beberapa perbedaan pendapat :

  1. keseluruhan badan anjing adalah najis, jadi kakinya, badannya, air liurnya dll semua najis.
  2. Air liurnya saja yang najis
  3. Air liur anjing yang bertemu dengan barang basah, berarti selain yang basah, tidak najis.

Tanya : Bagaimana cara mensucikannya?

Jawab : jadi pensuciannya tidak bisa hanya dibasuh satu atau 2x saja, tetapi dengan dibasuh sampai 7x, salah satunya dicampuri dengan tanah. Boleh diawal atau diakhir. Tapi pada umumnya, dilakukan di awal.


 

Mohon maaf, jika ada kesalahan dalam penulisan, ingatkan selalu kawanmu ini, yang faqir ilmu 🙂 jangan sungkan-sungkan

Impian : Antara Ikhtiar, Sabar dan Tawakkal

Lagi beres-beres File di PC, nemu file Ebook The Secret Versi Arab. nah selain versi arab, aku juga punya buku cetak the secret ini dalam bahasa Indonesia. Buku ini, buku pertama yang aku punya dan beli dengan uang jajanku sendiri pada saat SMA. Karena di kampung, Jajan di tahun itu, paling seribu dua ribu. Hmm Jadi kakak, sering ngalah sama 2 adek, berbagi duit walau dikit. Butuh 55x nabung jika sekali nabung hanya Rp. 1000 wkwkwk , karena di gramedia Tegal harga buku ini Rp. 55.000, -_- fiuhh gak dapet diskon pula. Aku juga heran kenapa aku punya keinginan kuat untuk membeli buku ini, tau isinya aja enggak. Yang aku tahu, aku ngeliat logo merah buku the secret ini, lewat slide akhir PPT seorang pembicara seminar kala itu di Kota Slawi. Aku penasaran, itu apa, setelah aku cari lewat internet di hape, itu adalah sebuah buku, yang ketika aku baca sinopsisnya kemudian semakin bertambahlah kekuatan pikiranku untuk ‘Ayo segera beli buku itu.’

 

Sebelum aku beli, aku cari dulu di perpus sekolah, ternyata belum ada buku ini, karena terbitan baru, masih fresh banget bukunya dari penerbit. Akhirnya aku memutuskan untuk membelinya. Setelah beli dan khatam baca buku itu, lantas apa yang terjadi ? aku serasa memiliki kekuatan berlebih untuk bermimpi. Dan percaya bahwa suatu saat nanti semesta akan mewujudkannya. Yah.. di dalam buku itu mengajarkan bahwa agar kita harus percaya pada kemampuan dan kekuatan pikiran. Cara gampangnya kayak gini nih, Kalo yakin kita bisa, pasti bisa! Ya itu teori tentang hukum tarik menarik pikiran dengan semesta. Wah , keren juga ya teorinya. Takjubku dulu.

Setelah mempelajari yang lain, mungkin kamu akan berpikir bahwa, teori nya Rondha byrne, joe vitale, bob proctor dkk aja yang pake kekuatan pikiran (tanpa melibatkan Tuhan), mampu meng-optimis-kan pembaca-pembaca yang hampir bahkan putus asa karena dirundung masalah-masalah kehidupan yang pelik. Serius! Ini terjadi pada diriku sendiri, kalo dipikir yah,  aku ini siapa? Bocah kampung yang tinggal di desa hawai, yang kalo di peta, mungkin masih kategori lereng gunung slamet. Tapi aku punya mimpi, kata orang sih muluk-muluk. kata aku sih enggak 😛 emang pengin kuliah, kategori muluk yah? bagi sebagian orang di kampungku, itu bisa jadi.

 

Nah teori yang kayak gitu aja mampu membangkitkan mimpi-mimpi yang kayaknya mustahil diraih, apalagi kita umat islam yang memiliki  Allah, Tuhan semesta Alam. Seharusnya tingkat keoptimisan dalam menghadapi apapun di dunia ini jauh lebih tinggi.  Tapi setelah dibaca lagi, dianalisis, dipahami lebih dalam, itu buku belum cocok untuk diterapkan secara kaffah kemudian mengatakan sami’na wa atha’na dalam kehidupan. Artinya apa? Impian manusia tidak sebatas kekuatan pikiran saja, tapi perlu realisasi, berwujud ikhtiar dan disertai dengan rasa tawakkal pada Tuhannya. Di dalam prosesnya, termanifestasikan dalam perilaku sabar, nerimo, legowo,  pasrah dsb. Tidak bisa kita dengan PeDe banget ngerasa kalo kita bisa mengatur apapun dengan kekuatan pikiran kita semua.

Sebagai umat beragama, Boleh banget kita berpikir, tapi kita mesti ingat, kita bukan pencipta, ada proses yang dinamakan hasil akhir, yah hasil akhir atas ketentuan Tuhan apakah ‘apa yang kita pikirkan’ akan di Acc oleh tuhan sebagai wujud akhir yang sama atas apa yang kita lakukan.

 

Dalam buku the secret mengatakan bahwa “Anda adalah pencipta, dan ada sebuah proses yang mudah untuk mencipta dengan menggunakan hukum tarik menarik.”  Sejujurnya, aku takut ini mewujudkan perilaku kesombongan pada diri, takut jadi takabbur, merasa besar dengan menyatu dengan semesta. Ini yang aku khawatirkan, hingga akhirnya aku berpikir, ketika anda mmbaca buku ini, pastikan juga back-up dengan membaca buku agama yang lain, untuk membentengi dari sikap takabbur kita pada Allah.

 

Yogyakarta, 12 Maret 2017

Novie Suciati

 

 

Kamu kah Orang Yang Menyebalkan Itu?

Kamu tau gak? ada dua orang yang menyebalkan di dunia ini.  bukan versi forbes apalagi versi google,  tapi versinya aku,  iya… aku..

Orang itu adalah :

 

[1] Orang yang Fanatik/Cinta Buta/Taklid buta (About something or someone)

* contoh kasus :

“Pokoknya aku cuma mau sama dia, walopun dia nggak suka sama aku” padahal nyatanya kamu sudah ditolak dan sampe si cewek nikah dan punya anak, kamu masih tetap berharap sambil bilang “kutunggu jandamu”. Bang bang.. Lu lupa ya,  situ bukan irwansyah bang yang ngeluarin single album berjudul “kutunggu jandamu.”

 

* “pokoknya ahoax kudu menang jadi gubernur, dan gue berharap banjir bisa teratasi.  “

— Bang.. Bang lu lupa kali ya bang,  mana ada banjir bang di jakarta.  Catet ya!  Itu tuh genangan bukan banjir!  Situ sih kebanyakan dengerin lagu lawas “Sepanjang jalan Genangan” eh # kenangan .

 

* pokoknya kata ustad X hal macam xxxxx hukumnya haram.  Kalo tetep ngeyel,  situ tapir!

— bang,  bang situ lupa ya bang? sejak kapan lu jadi emaknya malin kundang,  yang bisa ngutuk manusia jadi Hewan.  Dimana-mana ngutuk mah jadi batu, bang.  Batu akik kek kan bisa dijual tuh..

 

[2] Orang yang kebelet ke belakang

Kalo berhadapan sama orang yang kebelet di ujung tanduk,  jangan ngarep deh situ bakal menang.  Wirosableng yang punya jurus kun*uk melempar buah aja kalah, power rangers yang punya member banyak aja bisa kalah,  kalah debat kali ya, atau kalah karena kena sikut.

Pernah nonton drama korea Marriage Not Dating?  Nah kaya gitu tuh,  ada dua orang yang memperjuangkan agar bisa masuk toilet.  Bussett toilet aja diperjuangin,  situ pernah diperjuangin gak?  Belum?  Duh kasian!

Orang yang bersaing karena diujung tanduk,  memiliki kenaikan rasa keberanian 2x lipat,  yang tadinya punya sifat pengalah,  bisa brubah jadi egois “pokoknya yang masuk,  gue dulu,  lu belakangan sehabis gue” pokoknya gueee.

Yang satu gak mau kalah.. “Gue yg punya rumah,  lu nongkrong aja di sungai ”

Gitu aja terus sampe Kucing tetangga belajar toilet training biar nggak pipis sembarangan.

 

Dua orang diatas hanyalah ilustrasi.  Mungkin ada diantara kita yang menjadi orang macam itu.  Menyebalkan dan nggak mau ngalah,  ngotot dengan nada “pokoknya..  Bla bla…blaaaa blaaaa…  ”

Kita gak mau dengerin oranglain,  karena kita merasa paling benar,  kita merasa pintar,  atau mungkin kita yang terlalu sombong untuk menerima sebuah nasehat atau kebenaran.

 

Mungkin kita perlu muhasabah lagi 🙂 Karena orang yang hatinya sangat keras dan tak punya sikap mawas diri yang bisa mencegahnya melakukan kesalahan,  disarankan untuk banyak-banyak mengingat kematian dan mendatangi orang-orang yang sedang sekarat.  (Said al khatir- ibnul Jauzi, hal 205)

 

Ah hidup 🙂 lagi2 kudu belajar nih,  belajar tawadhu,  belajar lebih bijaksana lagi dalam memahami masalah.

 

Jangan sampai nih, cermin hati berkarat,  padahal pohon cinta perlu perawatan di lahan yang subur dan harus disiram dengan air menyendiri yang berasal dari kejernihan berpikir (Said al khatir,  hal 68).

Yogyakarta,  25 Februari 2017

Novie Najmi

 

NB : sebenarnya Artikel ini terinspirasi dari pengalaman aku sendiri yang tadi kebelet kebelakang.  — duh maaf..  Eh ternyata nyambung juga kalo dibikin tulisan

Teruntuk Kamu Yang Ingin “dipahami”

Kata gurunda saya dulu, kalo kita mau jadi psikolog, ya kita harus peka, mau memahami, mau mendengarkan. paham karakter orang, jadi kudu paham bagaimana kita bersikap.
 
harus menerima juga kalo orang bilang “Loh kamu psikolog loh, kamu seharusnya bisa pahamin saya.” walaopun nih yang namanya psikolog juga manusia, sama-sama ingin dipahami, didengarkan dan diperhatikan. Sama lah kalo urusan pengekspresian, sama kayak yang lain. tapi ya itu kalo salah, “diomonginnya itu jleb bnaget.”
 
 
bener kata guru saya, mau nggak mau ya itu sudah konsekuensinya. lah kalo nggak mau gitu yaudah jnagan jadi psikolog kalo gitu. hehe kaya udah jadi frame gitu ya.. Teman-teman saya yang sudah pada jadi psikolog, pasti lebih paham insya allah dalam menghadapi kaya ginian. udah biasa.
 
 
Jadi psikolog itu tambah tanggungjawabnya, harus bisa bener misahin masalah dalam dirinya dengan masalah oranglain. kalo kecampur, gawat, apalgi kalo permasalahn oranglain kecampur ke masalah pribadi dan mempengaruhi kehidupannya. tamatlah sudah. hmm
 
Tidak hanya itu, psikolog kebagian andil untuk menjaga kerahasiaan klien. yups karena itu bagian dari kode etik. kalo psikolog nya mulutnya ember, gawat juga. situ psikolog atau biang gosip. Terlepas dari perjanjian antara manusia dengan manusia. Sangkut pautnya juga sama Allah.
 
 
Itulah kenapa saya tertarik ingin menjadi psikolog. walopun sekarang belum jadi psikolog sih hehe… apapun yang terjadi saya ingin tetap memperjuangkan cita-cita saya.
Jujur ya, dari mempelajari psikologi, saya pribadi bnayak mengalami perubahan dalam hidup . banyak banget hal yang berubah, belajar dari banyak pengalaman orang sudah jadi database di otak dan hati saya. dan saya katakan Ini adalah anugerah yang Allah kasih sampai detik ini. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Allah kasih saya wadah sacara tidak langsung untuk tetap terus belajar menghadapi apapaun yang ada dan beragam lewat permasalahan oranglain.
dan itu semacam jadi penguatan diri untuk hidup jauh lebih bersyukur.
 
 
dan untuk teman-teman yang sedang berjuang menjadi psikolog, jangan mnyerah, terus semangat, mari tetap terus belajar 🙂
Yogyakarta, 23 Februari 2017
Kos Tercinta