[Review Film] The Offering (2016)

The Offering (2016)

Sudah ada yang nonton film ini ? Kalo belum, jangan baca ini, spoiler banget. 😛

Jadi ceritanya seperti ini..

diawali dengan datanganya Seorang reporter muda ke singapura bernama jamie waters, ia ingin menyelediki alasan kenapa adiknya (Anna waters) meninggal, sepengetahuannya adeknya adalah orang yang kuat dalam menghadapi penyakit huntington-nya. Ia bukan orang yang lemah walaupun anaknya juga mengidap hal yang sama dg dirinya.
Menariknya alasan ia meninggal ada hubungannya dengan lewiatan. Menurut Alkitab, lewiatan adalah makhluk raksasa yang hidup di lautan. Ia mempunyai kulit sangat keras yang mampu menghancurkan semua senjata. Selain itu ia juga memiliki mata yang bercahaya yang digunakan untuk melihat di lautan yang dalam dan gelap. Tapi disini aku gagal paham, Lewiatan yang dihadirkan adalah versi baphomet. Ahahaha.

Seseorang yang meyakini lewiatan, ia akan mengorbankan dirinya untuk mati bunuh diri, dan pada hari ketujuh setelah kematiannya, lewiatan akan membangkitkan ia dengan kehidupan yang baru. Kejadian ini dialami oleh Anna penderita Huntington, Josh si ilmuan penderita penyakit mata, May si ahli IT penderita penyakit jantung, dan sebut saja Melati yang aku sendiri lupa namanya, yang di 10 tahun pernikahannya ia blm mendapatkan keturunan.

Setiap yang akan bunuh diri ia merekam kematiannya via camera computer. Dan video kematiannya otomatis di kirimkan kepada orang-orang yang memiliki penyakit. Anna mati dengan cara melilitkan dan menarik kain di lehernya, josh mati dengan menusuk matanya, Melati mati dengan menusuk perutnya dan mengeluarkan isi perut dengan tangannya, May mati dengan menusuk dan mengeluarkan jantungnya. Jadi ketika anna mati, lewiatan akan mengirim otomatis video anna pada penderita sakit yang lain, ia akan mengirim ke melati, dan ketika melati matipun otomatis videonya akan terkirim ke josh, dan ketika josh mati, ia mengirim ke may. Dan lewiatan ini memiliki data orang-orang yang berpenyakit yang kemungkinan memiliki keputusasaan dalam hidupnya.

Qadarullah, ternyata si Jamie, divonis Huntington juga oleh dokter. Dan video pas May bunuh diri, itupun langsung terkirim di emailnya.
Bahwa menyuruh Jamie untuk percaya, bahwa lewiatan akan menghidupkan kembali dengan kehidupan yang baru, dan itulah satu-satunya cara untuk menyelamatkan Katie (putri anna yang terkena Huntington juga).
Apakah Jamie akan mati juga ? lalu bagaimana cara memusnahkan lewiatan ? Silahkan tonton sendiri di bioskop bagi yang belum menonton.😛

Sebelum aku tutup cerita ini, Ada yang menarik disini, Jadi, setelah menonton ini, aku menangkap pelajaran berharga, bahwa apapun yang terjadi dalam hidup kita, tetap sabar dan kuatlah, jangan mudah menyerah dan berputus asa. Putus asa hanya dimiliki oleh orang-orang yang rapuh dan lemah jiwanya.
Setidaknya jika oranglain tidak ada yang mendukungmu, percayalah bahwa Allah selalu ada untuk mu. Banyak-banyak ingat Allah, tidak hanya dalam kesusahan, tetapi dalam masa-masa kita lapang dan bahagia. Itu akan menjadi sebuah kebiasaan kita untuk selalu bersyukur pada kehidupan ini. Dan aku ingin katakan “Jangan Mengeluh” jalani saja peran kita saat ini, jalani semaksimal yang kita bisa, jalani kesabaran dalam proses yang terkadang begitu sulit untuk kita lalui.

Yogyakarta, 21 November 2016
Kamar Kos Tercinta
Novie S