Impian : Antara Ikhtiar, Sabar dan Tawakkal

Lagi beres-beres File di PC, nemu file Ebook The Secret Versi Arab. nah selain versi arab, aku juga punya buku cetak the secret ini dalam bahasa Indonesia. Buku ini, buku pertama yang aku punya dan beli dengan uang jajanku sendiri pada saat SMA. Karena di kampung, Jajan di tahun itu, paling seribu dua ribu. Hmm Jadi kakak, sering ngalah sama 2 adek, berbagi duit walau dikit. Butuh 55x nabung jika sekali nabung hanya Rp. 1000 wkwkwk , karena di gramedia Tegal harga buku ini Rp. 55.000, -_- fiuhh gak dapet diskon pula. Aku juga heran kenapa aku punya keinginan kuat untuk membeli buku ini, tau isinya aja enggak. Yang aku tahu, aku ngeliat logo merah buku the secret ini, lewat slide akhir PPT seorang pembicara seminar kala itu di Kota Slawi. Aku penasaran, itu apa, setelah aku cari lewat internet di hape, itu adalah sebuah buku, yang ketika aku baca sinopsisnya kemudian semakin bertambahlah kekuatan pikiranku untuk ‘Ayo segera beli buku itu.’

 

Sebelum aku beli, aku cari dulu di perpus sekolah, ternyata belum ada buku ini, karena terbitan baru, masih fresh banget bukunya dari penerbit. Akhirnya aku memutuskan untuk membelinya. Setelah beli dan khatam baca buku itu, lantas apa yang terjadi ? aku serasa memiliki kekuatan berlebih untuk bermimpi. Dan percaya bahwa suatu saat nanti semesta akan mewujudkannya. Yah.. di dalam buku itu mengajarkan bahwa agar kita harus percaya pada kemampuan dan kekuatan pikiran. Cara gampangnya kayak gini nih, Kalo yakin kita bisa, pasti bisa! Ya itu teori tentang hukum tarik menarik pikiran dengan semesta. Wah , keren juga ya teorinya. Takjubku dulu.

Setelah mempelajari yang lain, mungkin kamu akan berpikir bahwa, teori nya Rondha byrne, joe vitale, bob proctor dkk aja yang pake kekuatan pikiran (tanpa melibatkan Tuhan), mampu meng-optimis-kan pembaca-pembaca yang hampir bahkan putus asa karena dirundung masalah-masalah kehidupan yang pelik. Serius! Ini terjadi pada diriku sendiri, kalo dipikir yah,  aku ini siapa? Bocah kampung yang tinggal di desa hawai, yang kalo di peta, mungkin masih kategori lereng gunung slamet. Tapi aku punya mimpi, kata orang sih muluk-muluk. kata aku sih enggak 😛 emang pengin kuliah, kategori muluk yah? bagi sebagian orang di kampungku, itu bisa jadi.

 

Nah teori yang kayak gitu aja mampu membangkitkan mimpi-mimpi yang kayaknya mustahil diraih, apalagi kita umat islam yang memiliki  Allah, Tuhan semesta Alam. Seharusnya tingkat keoptimisan dalam menghadapi apapun di dunia ini jauh lebih tinggi.  Tapi setelah dibaca lagi, dianalisis, dipahami lebih dalam, itu buku belum cocok untuk diterapkan secara kaffah kemudian mengatakan sami’na wa atha’na dalam kehidupan. Artinya apa? Impian manusia tidak sebatas kekuatan pikiran saja, tapi perlu realisasi, berwujud ikhtiar dan disertai dengan rasa tawakkal pada Tuhannya. Di dalam prosesnya, termanifestasikan dalam perilaku sabar, nerimo, legowo,  pasrah dsb. Tidak bisa kita dengan PeDe banget ngerasa kalo kita bisa mengatur apapun dengan kekuatan pikiran kita semua.

Sebagai umat beragama, Boleh banget kita berpikir, tapi kita mesti ingat, kita bukan pencipta, ada proses yang dinamakan hasil akhir, yah hasil akhir atas ketentuan Tuhan apakah ‘apa yang kita pikirkan’ akan di Acc oleh tuhan sebagai wujud akhir yang sama atas apa yang kita lakukan.

 

Dalam buku the secret mengatakan bahwa “Anda adalah pencipta, dan ada sebuah proses yang mudah untuk mencipta dengan menggunakan hukum tarik menarik.”  Sejujurnya, aku takut ini mewujudkan perilaku kesombongan pada diri, takut jadi takabbur, merasa besar dengan menyatu dengan semesta. Ini yang aku khawatirkan, hingga akhirnya aku berpikir, ketika anda mmbaca buku ini, pastikan juga back-up dengan membaca buku agama yang lain, untuk membentengi dari sikap takabbur kita pada Allah.

 

Yogyakarta, 12 Maret 2017

Novie Suciati

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s