DISSOCIATIVE IDENTITY DISORDER (Gangguan Identitas Disosiatif)

DISSOCIATIVE IDENTITY DISORDER

(Gangguan Identitas Disosiatif)

 

Buku yang sampe sekarang belum pernah baca ataupun beli adalah buku yang berjudul Sybil, sybil gadis yang memiliki 16 Kepribadian. bisa dibayangkan ada 16 kepribadian, setiap waktu bisa berubah-berubah? kalo ada yang punya, aku pinjem yah 😀 atau mungkin bisa merefrensikan beli nya dimana gitu.

 

kalo anda sudah pernah menonton serial Hyde, Jekyll n Me atau Kill Me Heal me, mungkin sedikit2 kita bisa membayangkan hidupnya kayak apa.  kayaknya rumit yah… rumit memang, benar-benar rumit. tidak mudah menjalani kehidupan seperti itu.

 

hyde Jekyll n Me aja masih dua kepribadian, kalo siang jadi orang yang anti sosial, antipati, anti- anti yang lain, kalo malam jadi orang baik banget , penolong, romantis, senyumnya manis. Korea banget 😀

 

kalo kill me heal me, ada 7 kepribadian. bisa dibayangkan seorang laki-laki yang memang kodratnya gentle kemudian di waktu tertentu berubah kemayu jadi perempuan, berubah peran jadi perempuan, belum lagi kalo berubah jadi kepribadian/identitas yang lain, lelah nggak sih kalo dibayangin? setiap hari berganti ganti terus.

 

nah, gangguan semacam ini dalam psikologi dinamakan Dissociative Identity Disorder (DID) gangguan identitas disosiatif, atau bisa disebut multiple personality disorder.

kalo mau penjelasan lengkapnya bisa dilihat dibuku yah,, atau kalo mau baca sepintas bisa baca di webnya psychologytoday (versi bahasa inggris) versi indonesia ada banyak di gugel.

 

Dissociative Identity Disorder (DID) is a severe condition in which two or more distinct identities, or personality states, are present in—and alternately take control of—an individual. The person also experiences memory loss that is too extensive to be explained by ordinary forgetfulness.

 

di dua serial itu alasan utama yang melatar belakangi subjek mengalami DID adalah trauma masalalu, pada masa kanak-kanaknya, mengalami kekerasan fisik, batin, bisa jadi nggak cuma itu, itu hanya salah satu dari sekian beberapa faktor. semoga para orangtua yang punya anak-anak kecil, sangat benar-benar memperhatikan pola asuh yang baik untuk anaknya. mendidik anak-anak di jaman sekarang, masya Allah banyak ujiannya. semoga para orangtua senantiasa bijaksana.

itu cerita tentang sepintas tentang DID, semoga bermanfaat 🙂

 

Yogyakarta, 20 Januari 2016

Novie Suciati

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s